12

Aplikasi Sistem Informasi ASN Disosialisasikan

MARTAPURA,- Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN), di Wisma Sultan Sulaiman BKPSDM Banjar, Selasa (20/12/2022) pagi.

Acara ini dibuka oleh Sekda Banjar HM Hilman yang diwakili oleh Kepala BKPSDM Erny Wahdini. Turut hadir para narasumber, seluruh peserta sosialiasi dan sejumlah undangan.

Kepala BKPSDM Banjar Erny Wahdini mengatakan, SIASN merupakan amanah untuk percepatan proses transformasi ke digital.

“Kita hari ini mengundang seluruh sekretaris OPD dan Kecamatan lingkup Pemkab Banjar dan seluruh Subbag Umpeg untuk mensosialisasikan aplikasi SIASN ini, karena ini merupakan sebuah amanah,” ucapnya.

Menurutnya, periode 2023 untuk kenaikan pangkat, pensiun, pencantuman gelar semua menggunakan aplikasi sehingga diharapkan paperless tidak lagi menumpuk disetiap kantor dan mengurangi penggunaan anggaran untuk berkontribusi terhadap penghematan.

Ditambahkan Erny, dengan SIASN transparansi, akuntabilitas dan kecepatan akan semakin baik untuk pelayanan kepada ASN maupun PPPK.

“Kita perlu menyiapkan supaya memahami dengan sistem kerja SIASN sehingga pada kenaikan pangkat periode April nanti kita tidak terkendala lagi untuk memahami, artinya kita sudah siap-siap duluan memahami ditahun 2022 ini, ” tambah Erny.

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber yaitu Risma mengenai “Pemaparan Layanan Kepegawaian melalui SIASN” dan Teddy Cahyo Munanto tentang “Panduan Teknis Layanan Kepegawaian melalui SIASN dan Simulasi Penggunaan Aplikasi SIASN.

17

Kabupaten Banjar Dinilai Terbaik Gerakan Menuju 100 Smart City

Kabupaten Banjar patut berbangga dan menaruh harapan besar pada program Gerakan 100 Smart City Tahun 2020. 

Pasalnya berdasarkan hasil penilaian evaluasi implemantasi masterplan dan quick win smart city tahap I Gerakan 100 Smart City, dari 25 kabupaten dan kota mendapat nilai cukup baik.

Berdasarkan surat yang diterima dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, 30 Desember 2020 tadi, nilai rata-rata Kabupaten Banjar berada di posisi 3 terbaik dari 25 kabupaten dan  kota.

Sedangkan untuk level kabupaten berada di posisi terbaik kedua setelah Kabupaten Demak.

Namun di antara kabupaten dan kota di Kalimantan, nilai Kabupaten Banjar merupakan terbaik pertama.

Hasil penilaian untuk rata-rata Kabupaten Banjar mendapatkan 3,41, pada kriteria baseline Kabupaten Banjar mendapat nilai 3,51, nilai output dan outcome mendapat 3,14 dan 3,34. Nilai untuk impact 3,8 sedangkan quick win  diberi nilai 3,57.

Dari hasil evaluasi implementasi Master Plan dan Quick Win Tahun 2020 yg dilakukan oleh Kemen Kominfo RI pada 25 Kabupaten/Kota yang terpilih pada Program Gerakan 100 Smart City di Indonesia, Kabupaten Banjar mendapatkan hasil peringkat 3 terbaik di tingkat nasional.

“Untuk ini kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi serta kerja semua SKPD dan stakeholder yg terkait,”ucap Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar HM Hilman, di Martapura, Kamis (7/1/2021).

Dikatakan, evaluasi atas lima dimensi, yaitu Dimensi Base line, Dimensi Output pada Kebijakan, Kelembagaan dan Anggaran, Dimensi Outcome pada Program Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society dan Smart Environment.

Dimensi Impact pada Perbaikan dan Keterlibatan Masyarakat serta Dimensi Quick Win dinilai dari inovasi, daya tarik, manfaat, keunikan, peluang kemitraan, potensi pengembangan, keberlangsungan, sumberdaya, manajemen resiko dan keberlanjutan.

Hasil evaluasi ini lanjut Hilman, sebagai bahan masukan untuk melakukan perbaikan dalam implementasi guna dapat mengintegrasikan teknologi dan informasi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

Sehingga bisa mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan rakyat di Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar HM. Aidil Basith menyatakan bangga dengan capaian nilai terbaik di Kalimantan.

Dia menyebutkan, semua yang dicapai tersebut merupakan komitmen tinggi dari kepala daerah serta dukungan seluruh SKPD di Kabupaten Banjar.

“Selanjutnya kita bersama dengan SKPD lainnya akan terus membenahi kekurangan sehingga  benar-benar mampu  mewujudkan Banjar Smart City. Terima kasih atas dukungan dan Kerjasama semua SKPD,” imbuhnya.

Sedangkan Kepala Bidang E-Government Diskominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar Cornelius Kristianto menambahkan, sebagai salah satu dari 100 kabupaten dan kota di Indonesia yang masuk Gerakan 100 Smart City, Kabupaten Banjar akan dievaluasi setiap tahunnya.

“Kabupaten Banjar masuk di periode ketiga pada 2019 bersama dengan 25 kabupaten dan kota lainnya untuk menggenapi 75 kabupaten dan kota yang terlebih dahulu lolos seleksi Gerakan 100 Smart City. Evaluasi pertama pada November 2020 lalu, melalui daring karena pandemi,” ujarnya.

Dijelaskan bahwa untuk quick win Banjar Smart City adalah Gerakan Bersama Realisasi Aksi Sanitasi (Gebraks). Kabupaten Banjar tahun ini mengusulkan tambahan quick win Perpustakaan Online (i-Martapura).

Selanjutnya untuk mewujudkan smart city di Kabupaten Banjar akan terus meningkatkan  infrastruktur jaringan internet dan intranet kecamatan, penambahan BTS utk wilayah blank spot.

Integrasi Aplikasi Layanan Administrasi dan Layanan Umum, pemanfaatan pusat data di DKISP, tatakelola SPBE, kebijakan Smart City dan SPBE, penambahan jumlah dan kualitas SDM TIK, peningkatan peran serta masyarakat, literasi tentang Smart City serta dukungan anggaran. (MC Kab.Banjar/Dani)